Update - Ada cara terbaru yang lebih mudah untuk menggunakan DNS privacy untuk keperluan browsing dengan Chrome dan Firefox atau menggunakan sistem operasi Android. Caranya saya bahas dalam artikel terbaru ini.

DNS Filtering adalah teknik mengkonfigurasi suatu DNS resolver untuk menolak resolusi DNS query yang melibatkan nama domain tertentu. Nama domain yang hendak dicegah resolusinya didaftarkan di dalam suatu blocklist. Untuk setiap query untuk nama domain yang ada dalam blocklist, resolver akan menolak untuk memberikan jawaban atas query tersebut.

Beberapa tahun terakhir ini telah berkembang sekumpulan teknik DNS Privacy. Dimana query nama domain dienkripsi sehingga untuk resolusi yang sifatnya rekursif, hanya resolver di ujung yang akan tau domain apa yang hendak diresolusikan.

Salah satu implementasi dari teknik ini adalah aplikasi Stubby yang menggunakan protokol  DNS-over-TLS. Stubby adalah aplikasi open source.

TL;DR : Gunakan Stubby untuk melangkahi DNS filtering

Menggunakan Stubby di Windows

Untuk bisa menggunakan Stubby di Windows kita akan ikuti langkah berikut:

  1. Install Stubby
  2. Menambahkan script untuk memudahkan pemakaian

Install Stubby

  1. Download installer stubby di sini: stubby-0.3.0.6-x64.msi.
  2. Opsional kalau kamu parno: periksa checksum di halaman dokumentasi resmi Stubby
  3. Jalankan installer, pastikan kamu memiliki hak administrasi. Kalau diblok oleh windows, kamu perlu klik More Info dan pilih Run Anyway.
  4. Periksa instalasi kamu dengan menekan tombol Win + R, masukkan folder instalasi C:\Program Files\Stubby dan tekan Enter. Kamu akan melihat folder instalasi Stubby berisi salah satunya program stubby.exe.

Script Menggunakan Stubby

Kamu sudah bisa menggunakan stubby melalui cmd dan mengubah konfigurasi resolusi DNS di Windows dengan powershell.

RIBET YA? Tenang, karena sudah beberapa kali melakukan ini berulang-ulang, saya sudah punya script untuk melakukan ini dengan sekali klik.

Letakan file rubstubby.ps1 di folder Desktop
  • Buatlah shortcut untuk menjalankan script dengan hak Administrasi.
Klik kanan di folder Desktop dan pilih New > Shortcut
  • Masukkan command untuk mengeksekusi script sebagai location. Jangan lupa ganti  <Nama User> dengan nama usermu di Windows C:\Windows\System32\WindowsPowerShell\v1.0\powershell.exe -ExecutionPolicy Bypass -File "C:\Users\<Nama User>\Desktop\runstubby.ps1"
Buat shortcut step 1: Masukan location
  • Beri nama shortcut
Buat shortcut step 2: Beri nama
  • Pin shortcut ke taskbar
Pin shortcut ke taskbar
  • Buka properties dari shortcut dan berikan hak Administrasi dengan masuk ke Advanced > Centang Run as administrator > OK.
Buka properties
Pilih Advanced > centang Run as administrator > OK
  • Nyalakan Stubby. Untuk mematikan Stubby, tekan Enter.

Selesai! Sekarang kamu bisa membuka situs-situs yang masuk ke dalam blocklist DNS filter.

Sebenarnya pengembang Stubby sedang dalam proses membuat aplikasi GUI untuk mempermudah pengelolaan. Sayangnya pada saat ini status aplikasi tersebut masih alpha dan cenderung agak membingungkan untuk digunakan.

Kesimpulan

Teknik DNS filtering umum digunakan untuk memblokir situs-situs jahat yang dimiliki oleh peretas yang hendak mencuri data pengguna. Selain itu teknik ini juga umum dilakukan oleh penyedia layanan internet ataupun institusi untuk memblokir situs-situs yang tidak diinginkan. Kita dapat mencegah DNS Filtering dengan menggunakan DNS Privacy seperti aplikasi Stubby.

Simak terus tukangprogram.com untuk update mengenai DNS Privacy.

Selamat mencoba!